1 Risiko tidak sistematis. Risiko tidak sistematis adalah risiko yang terkait dengan suatu saham tertentu dan pada umumnya risiko ini dapat diperkecil atau diminimalisir melalui suatu diversifikasi. Contoh risiko sistematis adalah risiko kegagalan dalam kinerja perusahaan, risiko finansial, risiko manajemen. box2Dengan kata lain, kurva ini menunjukkan apa yang terjadi pada risiko dan return harapan dari portfofolio kedua aset ketika bobot portofolio diubah-ubah. 100% saham S 100% obligasi O 0% 2% 4% 6% 8% 10% 12% 14% 0% 2% 4% 6% 8% 10% 12% 14% 16% Deviasi standar return portofolio Return harapan portofolio 43/51 SOALProvisi dan materai Rp 8.350 PERHITUNG HARGA BELI HBS (Harga saham Rp. 12.500 dari soal sebelumnya) AN Harga beli = 400 x Rp 843,00 = Rp 84.300 1) 4 HBS = 400 x Rp 649.4452)= Rp 617.284 4503) Harga Pokok Saham Baru = Rp 701.584 JURNAL Investasi pada saham PT BARONG Rp 701.584 Investasi dalam HBS Rp 649.445 Kas Rp 84.300 HARGA JUAL HBS 2 b. Exercise price 3. a. Nominal yield 4. c. Yield to maturiy 5. b. Sekuritas 6. c. Bunga bebas risiko + tingkat inflasi + premi resiko 7. c. Warrant 8. a. Option clearing corporation 9. c. Risiko yang disebabkan karena perubahan harga 10. d. Yield to maturity ContohSoal 3 - Lumpsum. PT. Redhawk menerbitkan 100.000 lembar saham biasa dengan nominal Rp. 1.000 dan 10.000 lembar saham preferen dengan nominal Rp. 5.000. Total dana terkumpul dari penjualan tersebut adalah Rp. 250.000.000, harga pasar saham biasa adalah Rp. 2.100, sedangkan saham preferen adalah Rp. 9.000. Jawaban : Perhitungan nr4EKZH.

contoh soal risiko portofolio 2 saham