KOMPAS.com - Sel volta adalah sel elektrokimia yang menghasilkan energi listrik dari energi kimia. Apa dasar teori sel volta? Dasar teori sel volta adalah: Reaksi redoks; Larutan elektrolit; Potensial listrik; Hukum Faraday; Reaksi redoks. Dasar teori sel volta adalah reaksi redoks. Pengertian dan Ciri-Ciri Sel Volta Dalam larutan tersusun dari setengah sel anoda (A) dan setengah katoda (K) Anoda (kutub negatif) adalah elektroda tempat terjadinya reaksi oksidasi, sedangkan katoda (kutub positif) adalah Arah gerak arus elektron dari anoda menuju katoda, sedangkan arah gerak Secara sederhana, sel volta adalah sel elektrokimia yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Energi listrik tersebut dapat muncul karena adanya pergerakan elektron sebab reaksi redoks spontan, yaitu reduksi oksidasi. Sel volta juga sering disebut sebagai sel galvani. Materi ini bertujuan untuk memahami tentang sel elektrokimia yang berupa sel volta dimana energi kimia (reaksi redoks) menjadi energi listrik (arus listrik). Sel volta melibatkan reaksi kimia yang memungkinkan terjadinya energi listrik di akhir reaksi. Ketika terjadi reaksi redoks, suatu sel volta akan menghasilkan transfer elektron antar elektrodanya yang dapat dikonversi sebagai energi listrik. ONC99C.

ciri ciri sel volta